📚 Fiqh Isla...
 

📚 Fiqh Islam – Bagian 6 Fiqh Shalat Jumat: Hukum, Syarat, Tata Cara, dan Hikmah Mendalam

Posts: 64
Member Admin
Topic starter
 

📚 Fiqh Islam – Bagian 6

Fiqh Shalat Jumat: Hukum, Syarat, Tata Cara, dan Hikmah Mendalam

Shalat Jumat merupakan salah satu ibadah paling agung dalam Islam yang memiliki kedudukan istimewa di antara ibadah-ibadah lainnya. Dalam fiqh, pembahasan mengenai shalat Jumat memiliki kedalaman hukum yang penting dipahami oleh setiap Muslim, karena Shalat Jumat bukan sekadar ritual mingguan, tetapi simbol persatuan umat, pengingat ruhani, dan penegak kedisiplinan syariat.

Pada bagian keenam dari seri Fiqh Islam 10 Bagian ini, kita akan membahas secara panjang dan detail tentang fiqh Shalat Jumat, yang mencakup dasar hukum, syarat wajib, syarat sah, tata cara, khutbah, pengecualian, hingga hikmah spiritualnya.


1. Dasar Hukum Shalat Jumat

Shalat Jumat memiliki kedudukan wajib sebagaimana firman Allah ﷻ dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 9:

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkan jual beli.”

Dari ayat ini jelas bahwa shalat Jumat wajib bagi laki-laki Muslim yang memenuhi syarat. Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

“Shalat Jumat adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mendengar adzan Jumat, kecuali budak, wanita, anak kecil, dan orang sakit.”
(HR. Abu Dawud)


2. Keutamaan Shalat Jumat

Beberapa keutamaan besar Shalat Jumat adalah:

🌟 1. Penghapus dosa antara dua Jumat

“Siapa yang mandi pada hari Jumat, berwudhu dengan baik, mendengarkan khutbah, dan shalat bersama imam, maka akan diampuni dosanya antara Jumat itu dan Jumat berikutnya.”

🌟 2. Hari terbaik dalam seminggu

Nabi ﷺ bersabda:

“Sebaik-baik hari ketika matahari terbit adalah hari Jumat.”

🌟 3. Lebih utama dari semua ibadah sunnah lainnya

Dua rakaat shalat Jumat lebih utama daripada empat rakaat dzuhur biasa.


3. Syarat Wajib Shalat Jumat

Shalat Jumat wajib atas seseorang jika memenuhi tujuh syarat berikut:

No Syarat Wajib
1 Islam
2 Laki-laki
3 Baligh
4 Berakal
5 Sehat, tidak sakit berat
6 Mukim (tidak sedang safar)
7 Tidak ada halangan syar’i

Maka, wanita, anak-anak, musafir, dan orang sakit tidak wajib, tetapi boleh hadir.


4. Syarat Sah Shalat Jumat

Agar sah, shalat Jumat harus memenuhi beberapa ketentuan fiqh:

✔ Dilaksanakan di waktu Dzuhur

Shalat harus dilaksanakan setelah matahari tergelincir.

✔ Dikerjakan secara berjamaah

Mayoritas ulama (jumhur) mensyaratkan minimal 40 orang laki-laki mukim, meski sebagian ulama lain berpendapat minimal 3 atau 12 orang.

✔ Dilaksanakan satu kali di satu kota, kecuali darurat

Untuk menjaga persatuan umat.

✔ Didahului dua khutbah

Khutbah adalah bagian dari shalat Jumat, bukan sekadar pelengkap.


5. Rukun Khutbah Jumat

Khutbah harus memenuhi rukun berikut:

  1. Memuji Allah (al-hamd)

  2. Shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ

  3. Berwasiat tentang takwa

  4. Membaca ayat Al-Qur’an dalam salah satu khutbah

  5. Doa untuk seluruh umat Islam pada khutbah kedua

Selain itu, khatib harus berdiri, dan ada jeda duduk antara dua khutbah.


6. Tata Cara Pelaksanaan Shalat Jumat

Berikut susunan pelaksanaannya:

🕌 Sebelum Khutbah

  • Sunnah mandi Jumat

  • Memakai pakaian terbaik dan wangi-wangian

  • Bersegera menuju masjid

  • Shalat tahiyyatul masjid

  • Membaca Al-Qur’an, terutama Surah Al-Kahfi

🕌 Pelaksanaan Khutbah

  1. Khatib naik mimbar dan mengucap salam

  2. Mu’azin mengumandangkan adzan

  3. Khatib menyampaikan khutbah pertama

  4. Duduk sejenak

  5. Khutbah kedua dimulai

  6. Doa penutup khutbah

🕌 Shalat berjamaah

Shalat dua rakaat bersama imam, dengan bacaan jahriyah.


7. Hal-hal yang Membatalkan Pahala Jumat

Walaupun hadir, seseorang dapat kehilangan pahala if:

❌ Berbicara saat khutbah
❌ Mengantuk atau bermain HP
❌ Menyibukkan diri dengan hal dunia
❌ Datang telat saat khutbah hampir selesai

Nabi ﷺ bersabda:

“Siapa yang berkata kepada temannya ‘diam!’ pada saat khutbah, maka ia telah sia-sia.”


8. Apakah Wanita Boleh Mengikuti Shalat Jumat?

Wanita tidak wajib shalat Jumat, tetapi boleh menghadiri dan sah shalatnya. Jika wanita shalat Jumat, ia tidak perlu shalat Dzuhur lagi.


9. Hikmah Spiritual Shalat Jumat

Shalat Jumat bukan sekadar pengganti Dzuhur,
melainkan majlis mingguan penyucian jiwa dan akal.

Hikmahnya:
✨ Menguatkan ukhuwah Islamiyah
✨ Menghidupkan kesadaran sosial umat
✨ Menghapus dosa dan memperbarui janji iman
✨ Mendidik kedisiplinan dan keteraturan
✨ Menyegarkan ruhani melalui nasihat khutbah

Shalat Jumat adalah cermin keadaan iman seorang Muslim.
Siapa yang meremehkannya, maka ia telah meremehkan agamanya.


10. Penutup

Wahai saudaraku,
Jika hari Jumat datang, bukan hanya sekadar tanggal di kalender,
tetapi undangan dari Allah untuk mendekat kepada-Nya.

Untuk yang diuji kehidupan:
➡ Datanglah ke masjid
➡ Dengar nasihat khutbah
➡ Sujudlah kepada Tuhan yang mendengar semua keluhanmu

Hari Jumat adalah hari ketika dosa-dosa kehilangan kekuatannya,
dan hati kembali lembut di hadapan Allah.


🤲 Doa

Ya Allah, jadikan kami hamba-Mu yang memuliakan hari Jumat, menjaga shalat, mencintai masjid, dan mendengarkan nasihat dengan hati yang hidup.

Amin ya Rabbal ‘alamin.


 


 
Posted : 09/12/2025 12:35 pm
Scroll to Top