📚 FIQIH ISL...
 

📚 FIQIH ISLAM – Bagian 5 Hukum Thaharah (Kesucian) dan Perannya dalam Ibadah

Posts: 64
Member Admin
Topic starter
 

📚 FIQIH ISLAM – Bagian 5

Hukum Thaharah (Kesucian) dan Perannya dalam Ibadah

Fiqih Islam merupakan ilmu yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, mulai dari ibadah, muamalah, akhlak, hingga tata aturan sosial. Di antara pembahasan paling penting dalam fiqih adalah thaharah (bersuci), karena bersuci merupakan syarat sah bagi banyak ibadah. Tanpa thaharah yang benar, shalat tidak sah, membaca Al-Qur’an terhalang, dan banyak ibadah lainnya menjadi tidak diterima.

Oleh sebab itu, para ulama menyatakan:

“Thaharah adalah kunci shalat.”

Dan shalat adalah tiang agama. Maka siapa yang ingin membangun rumah kokoh keimanan, harus memulai dari pondasi kesucian.


🕋 Makna Thaharah dalam Islam

Secara bahasa, thaharah berarti bersih dan suci.
Secara istilah, thaharah berarti:
Menghilangkan hadats dan najis dengan cara yang telah ditentukan syariat.

Thaharah terbagi menjadi dua:

1. Thaharah dari hadats

Hadats adalah keadaan yang menghalangi seseorang dari sahnya ibadah tertentu, seperti shalat dan menyentuh mushaf. Mengangkat hadats dapat dilakukan dengan:

  • Wudhu

  • Mandi wajib (ghusl)

  • Tayammum (ketika tidak ada air)

2. Thaharah dari najis

Najis adalah segala sesuatu yang dianggap kotor oleh syariat dan wajib dibersihkan, seperti darah, urin, kotoran hewan, bangkai, dan minuman keras. Membersihkan najis dilakukan dengan air atau cara khusus yang ditetapkan syariat.


🧼 Fiqih Wudhu Secara Lengkap

Wudhu adalah salah satu bentuk ibadah paling sering dilakukan, namun banyak orang Muslim melaksanakannya tanpa memahami hukum detailnya. Padahal kesempurnaan wudhu akan mengangkat derajat seorang hamba.

Rukun Wudhu

Para ulama sepakat ada enam rukun utama wudhu:

  1. Niat

  2. Membasuh wajah

  3. Membasuh kedua tangan hingga siku

  4. Mengusap sebagian kepala

  5. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki

  6. Tertib (urutan sesuai aturan)

Jika salah satu rukun ditinggalkan, wudhu tidak sah.

Sunnah-sunnah Wudhu

  • Membaca basmalah

  • Membersihkan dua telapak tangan di awal

  • Berkumur dan istinsyaq (menghirup air ke hidung)

  • Mengusap seluruh kepala bukan hanya sebagian

  • Mengusap telinga

  • Menggunakan air secukupnya, tidak berlebih

  • Membaca doa setelah wudhu

Fadhilah Wudhu

Orang yang berwudhu dengan sempurna akan mendapat keutamaan besar, di antaranya:

  • Wajah, tangan, dan kaki akan bercahaya pada hari kiamat

  • Penghapus dosa-dosa kecil

  • Dijaga oleh malaikat


🛁 Fiqih Mandi Wajib (Ghusl)

Mandi wajib dilakukan untuk menghilangkan hadats besar. Penyebab hadats besar antara lain:

  • Keluar mani (baik dalam keadaan sadar atau mimpi)

  • Hubungan suami istri

  • Haid dan nifas bagi wanita

  • Meninggal dunia (dimandikan oleh Muslim)

Rukun mandi wajib

  1. Niat

  2. Mengalirkan air ke seluruh tubuh tanpa terkecuali

Sunnah mandi wajib termasuk:

  • Membasuh tangan dan kemaluan di awal

  • Berwudhu sebelum mandi

  • Menggosok tubuh secara merata

  • Mendahulukan bagian kanan


🌿 Tayammum

Tayammum adalah alternatif bersuci ketika tidak ada air atau ketika menggunakan air akan membahayakan.

Sebab diperbolehkannya tayammum:

  • Tidak menemukan air

  • Sakit dan air memperburuk kondisi

  • Air sangat terbatas hanya untuk minum

  • Cuaca sangat dingin dan tidak ada pemanas

Tata cara tayammum:

  1. Niat

  2. Menepukkan tangan ke tanah suci

  3. Mengusap wajah dan tangan sampai pergelangan


🕌 Hukum Najis dan Cara Mensucikannya

Najis terbagi menjadi tiga tingkatan:

1. Najis ringan (mukhaffafah)

Seperti kencing bayi laki-laki yang belum makan selain susu.
Cara membersihkan: cukup dipercikkan air pada tempat najis.

2. Najis sedang (mutawasithah)

Seperti urin, kotoran, darah, arak.
Cara membersihkan: dicuci sampai hilang bau, warna, dan rasa.

3. Najis berat (mughallazhah)

Najis anjing dan babi.
Cara membersihkan: dicuci tujuh kali, salah satunya dengan tanah.


🧕 Fiqih Thaharah bagi Wanita

Fiqih wanita adalah salah satu pembahasan terpenting yang harus dipahami dengan benar.

Haid (menstruasi)

Selama haid, wanita:

  • Tidak shalat

  • Tidak puasa

  • Tidak membaca mushaf Al-Qur’an

  • Tidak thawaf

  • Tidak hubungan suami istri

Setelah suci, wajib mandi besar.

Nifas

Darah setelah melahirkan. Batas maksimal 40 hari.

Istihadhah

Darah penyakit, bukan haid.
Wanita tetap wajib shalat, berwudhu setiap masuk waktu shalat.


📌 Kesimpulan Fiqih Islam – Bagian 5

Thaharah adalah pondasi utama ibadah seorang Muslim.
Tanpa thaharah, shalat yang merupakan tiang agama tidak akan sah.
Kesucian bukan hanya berupa fisik, tetapi juga spiritual—Allah menyukai hamba yang bersih luar dan dalam.

Orang yang menjaga thaharah akan selalu dijaga malaikat.
Setiap tetes air wudhu menghapus dosa dan mengangkat derajat.
Kesempurnaan ibadah dimulai dari kesempurnaan bersuci.


 
Posted : 09/12/2025 12:35 pm
Scroll to Top