Hadis Bagian 6 Keut...
 

Hadis Bagian 6 Keutamaan Menjaga Lisan dan Bahaya Ucapan

Posts: 64
Member Admin
Topic starter
 

Hadis Bagian 6

Keutamaan Menjaga Lisan dan Bahaya Ucapan

Di antara pelajaran besar dalam Islam yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ kepada umatnya adalah pentingnya menjaga lisan. Lisan adalah salah satu anggota tubuh yang kecil, namun dampaknya dalam kehidupan dunia dan akhirat sangatlah besar. Banyak manusia terjerumus ke dalam dosa, pertikaian, permusuhan, bahkan neraka, bukan karena kelemahan fisik atau kekurangan harta, tetapi karena ucapan yang keluar dari lisannya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam."

Hadis ini menjadi pedoman yang sangat penting. Ucapan seorang mukmin bukan hanya sekadar suara yang keluar dari mulut, tetapi merupakan cerminan iman, akhlak, dan takwa. Sebab lisan mampu membangun persaudaraan, namun juga mampu menghancurkan semuanya hanya dalam hitungan detik.

1. Lisan Menentukan Baik dan Buruknya Hati

Para ulama mengatakan bahwa lisan itu seperti cermin dari hati. Jika hati seseorang bersih, maka lisannya pun akan penuh dengan kebenaran, kelembutan, nasihat, dan kebaikan. Sebaliknya, bila hati penuh penyakit, maka lisannya akan penuh dengan ghibah, fitnah, kebohongan, makian, dan kata-kata kotor.

Rasulullah ﷺ bersabda kepada seorang sahabat:

"Tidak akan lurus iman seseorang sampai lurus lisannya."

Ini menunjukkan bahwa menjaga lisan adalah bagian dari kesempurnaan iman. Seorang mukmin menjaga kata-katanya karena sadar bahwa setiap huruf yang keluar akan dicatat oleh malaikat, dan kelak akan dimintai pertanggungjawaban.

2. Ucapan Bisa Menjadi Sumber Pahala Tanpa Batas

Betapa banyak orang yang dapat meraih pahala besar hanya dengan kalimat yang ringan:

  • Ucapan dzikir: Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar

  • Salam kepada sesama muslim

  • Nasihat yang menenangkan hati

  • Senyum yang disertai kata-kata baik

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Perkataan yang baik adalah sedekah."

Sedekah tidak selalu harus berupa harta; lidah yang baik juga merupakan bentuk amal saleh yang indah.

3. Ucapan yang Dapat Menghancurkan

Dalam hadis lain Rasulullah ﷺ bersabda:

"Seseorang kadang mengucapkan satu kata yang ia anggap sepele, namun kata itu menjatuhkannya ke dalam neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun."

Itulah bahayanya ucapan. Sebuah kalimat dapat:

  • Merusak hubungan persaudaraan,

  • Menghancurkan rumah tangga,

  • Menimbulkan kebencian yang panjang,

  • Melukai hati orang lain secara mendalam.

Betapa banyak manusia yang menyesali ucapan yang telah keluar, namun tidak bisa menariknya kembali. Karena itulah Islam mengajarkan diam lebih baik daripada berkata buruk.

4. Jenis Ucapan yang Harus Dijaga

Para ulama menjelaskan beberapa dosa besar yang berasal dari lisan:

  1. Ghibah – membicarakan keburukan orang lain walau itu benar.

  2. Fitnah – menuduh atau menyebar kebohongan.

  3. Namimah – mengadu domba untuk merusak hubungan.

  4. Ucapan kotor dan makian.

  5. Sumpah palsu dan kebohongan.

  6. Menghina agama atau orang lain.

  7. Bergosip dan menyebarkan rumor tanpa bukti.

Setiap mukmin harus bertanya sebelum berbicara:

"Apakah kata-kataku bermanfaat? Apakah Allah akan ridha?"

Jika tidak, diam adalah pilihan terbaik.

5. Penutup dan Nasihat

Saudaraku yang dirahmati Allah, lisan adalah amanah. Ketahuilah bahwa setiap kata akan menjadi saksi pada hari kiamat. Malaikat tidak pernah berhenti menulis.

Allah berfirman:

"Tidak ada satu kata pun yang diucapkannya melainkan ada malaikat pengawas yang mencatatnya." (QS. Qaf: 18)

Karena itu:

  • Gunakan lisan untuk dzikir, nasihat, dan kebenaran.

  • Jauhi ucapan yang menyakiti orang lain.

  • Pikirkan sebelum berkata.

  • Pilih diam ketika marah.

Semoga Allah menjadikan lisan kita sumber kebaikan dan bukan sumber kehancuran. Semoga kita termasuk orang-orang yang selamat karena berkata baik, bukan binasa karena kata-kata yang salah.

Aamiin ya Rabbal Alamin.


 
Posted : 09/12/2025 11:03 am
Scroll to Top