🌿 TAFSIR SURAH AL-MĀ’IDAH – Tafsir Lengkap & Panjang (Bahasa Indonesia)
Surah ke-5 dalam Al-Qur’an, Madaniyah, 120 ayat
Surah Al-Mā’idah disebut “Jam’iyah Ahkām” karena mengandung banyak hukum penting dalam Islam: hukum halal-haram makanan, pernikahan, hudud, qurban, sumpah, khamar, judi, persaksian, dan kesempurnaan agama.
Nama Al-Mā’idah berarti hidangan makanan, merujuk pada kisah permohonan Hawariyun kepada Nabi Isa agar Allah menurunkan meja hidangan dari langit sebagai tanda kekuasaan-Nya.
🕌 Tema Besar Surah Al-Mā’idah
-
Kesempurnaan agama Islam dan nikmat Allah.
-
Kewajiban menepati janji dan akad.
-
Penegakkan keadilan dan hukum.
-
Pelestarian syariat halal dan haram.
-
Persatuan umat dan larangan permusuhan.
-
Kisah Bani Israil sebagai pelajaran umat Islam.
-
Penegasan keras terhadap pelanggaran perjanjian.
-
Menjaga amanah dan persaksian.
-
Penghormatan terhadap Rasulullah SAW.
-
Kedudukan Nabi Isa & dialog akhirat antara Allah dan Isa AS.
📖 TAFSIR AYAT DEMI AYAT (RINGKAS LUAS)
Ayat 1
⚖️ “Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah akad-akad...”
Allah membuka surah ini dengan perintah menepati perjanjian, baik dengan Allah maupun sesama manusia. Ini menjadi fondasi masyarakat Islam. Islam mengajarkan bahwa kehormatan seorang mukmin diukur oleh kejujuran dan komitmennya terhadap janji.
Ayat 2
Allah melarang melanggar syiar Allah, mengganggu jamaah haji, dan memakan yang haram. Diperintahkan saling membantu dalam kebaikan dan ketakwaan, bukan dalam dosa dan permusuhan. Islam mengajarkan solidaritas sosial.
Ayat 3
Berisi daftar makanan haram, termasuk bangkai, darah, babi, dan sembelihan yang tidak atas nama Allah. Pada ayat ini juga terdapat deklarasi besar:
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu...”
Ini adalah puncak karunia Allah, menunjukkan Islam telah sempurna tanpa tambahan maupun pengurangan. Ayat ini turun pada Haji Wada’.
Ayat 4–5
Allah menjelaskan hukum daging buruan dan makanan ahli kitab yang halal bagi muslim, serta bolehnya menikahi wanita ahli kitab yang menjaga kehormatan. Islam bukan agama yang menutup diri, tetapi sistem toleransi terhormat.
Ayat 6
Hukum wudhu, tayammum, dan bersuci dijelaskan lengkap. Kesucian badan menjadi syarat sah sholat serta simbol kebersihan spiritual dan moral.
Ayat 8
Allah memerintahkan berlaku adil bahkan terhadap musuh.
“Janganlah kebencianmu membuatmu tidak adil.”
Ini standar keadilan tertinggi dalam sejarah kemanusiaan.
Ayat 12–13
Allah mengingatkan janji Bani Israil dan 12 naqib (pemimpin). Mereka melanggar perjanjian, sehingga hati mereka dikeraskan. Pelajaran besar bahwa pengkhianatan terhadap janji menyebabkan hilangnya petunjuk.
Ayat 27–31
Kisah Qabil dan Habil, pembunuhan pertama di bumi. Pelajaran:
-
Dengki adalah akar kehancuran.
-
Pembunuhan satu jiwa tanpa hak sama dengan membunuh seluruh manusia (Ayat 32).
Ayat 38
Hukum potong tangan bagi pencuri, sebagai sistem pencegahan kriminalitas dan menjaga hak harta.
Ayat 44–47
Allah menyebut Taurat dan Injil sebagai wahyu benar sebelum Al-Qur’an, tetapi sebagian ahli kitab menyembunyikan hukum. Pesan: jangan mengganti syariat demi kepentingan dunia.
Ayat 54
Allah menjanjikan bahwa jika umat Islam berpaling, Allah akan mengganti mereka dengan kaum yang lebih baik, yang:
-
Allah mencintai mereka dan mereka mencintai Allah
-
Rendah hati kepada mukmin, tegas kepada kafir
Ayat 90–91
Haramnya khamar dan judi, karena merusak akal dan menimbulkan permusuhan.
Ayat 95–103
Hukum qurban, ihram, hewan buruan, nazar, dan sumpah. Islam mengatur dengan rinci agar kehidupan berjalan tertib.
Ayat 110–120
🌟 Dialog agung antara Allah dan Nabi Isa (AS) pada Hari Kiamat.
Allah bertanya apakah ia memerintahkan manusia menyembahnya. Isa menjawab dengan penuh ketundukan bahwa ia hanya menyeru tauhid.
Surah ditutup dengan pengakuan Isa:
“Engkaulah sebaik-baik pemberi keputusan.”
📌 Pelajaran Besar Surah Al-Mā’idah
| Pelajaran | Keterangan |
|---|---|
| Kesempurnaan Islam | Agama sempurna dan lengkap |
| Keadilan universal | Berlaku bahkan terhadap musuh |
| Menepati janji | Fondasi keimanan |
| Hukum halal-haram | Menjaga kesucian hidup |
| Persatuan & ketakwaan | Tolong-menolong dalam kebaikan |
| Anti permusuhan | Hentikan dendam dan kebencian |
| Bahaya dengki | Menghancurkan hati dan masyarakat |
| Tauhid murni | Penegasan status Nabi Isa AS |
🌙 Penutup
Surah Al-Mā’idah adalah surah syariat yang megah, yang menata hubungan manusia dengan Allah, manusia dengan sesama, dan manusia dengan dirinya sendiri. Ia menjadi panduan moral, sosial, spiritual, dan hukum paling komprehensif dalam Al-Qur’an.
